Kisah ini terjadi pada saat Abu Bakar Shiddiq RA menemani
Rasulullah SAW berhijrah menuju Madinah dan harus menginap di Gua Tsur selama 3
malam. Karena mahabbah yang begitu tinggi kepada kekasih Allah SWT, Abu Bakar
dengan sepenuh jiwa dan raga terus menemani Rasulullah dalam hijrah yang penuh
rintang.
Pengorbanan Pedagang Asongan
Kututup hidung ketika melewati kerumunan kambing. Baunya
yang menyengat ternyata tidak mengganggu penjualnya. Dalam hati sempat juga
ngedumel sich, “Nih orang mau jualan kambing gak melihat-lihat tempat apa?
Masak jual hewan yg bau itu di dekat kios-kios elektronik. Kenapa nggak
sekalian aja jualan di dalam mall?” gerutuku dalam hati. Orang yang lalu
lalang, ada yang cuek, ada yang menutup hidung, ada juga yang justru
menghampiri hewan bau itu.
Bencana Alam Antara Azab dan Rahmat
Petuah, Pandangan dan Pemikiran KH. Maimoen Zubair
Di penghujung 2004 sebuah gempa yang disusul dengan tsunami
menghantam salah satu wilayah Indonesia, Aceh. Tsunami Aceh yang disebut-sebut
sebagai salah satu bencana terbesar di dunia telah meluluh-lantakkan sebagian
besar wilayah yang dijuluki “serambi Makkah”. Apa yang sebenarnya sedang
menimpa 4 juta muslim di bumi serambi Makkah? Azabkah atau cobaan dari Allah?
Bertolak dari sebuah peristiwa aktual di atas, Syaikhuna KH.
Maimoen Zubair mencoba menjelaskan pandangannya tentang bencana alam dari sudut
pandang Al-Quran dan Hadis. Ada dua hal pokok yang disampaikan Syaikhuna
berkaitan dengan bencana Alam. Pertama, tentang hakikat bencana. Kedua,
bahwa peristiwa bencana alam adalah salah satu bukti atas kerasulan Nabi
Muhammad.

