Ibn Atha’illah

Nama lengkapnya adalah Syech Ahmad Ibn Muhammad ibn Atha’illah as-Sakandari. Ia lahir di Iskandariah (Mesir) pada 648 H/1250 M, dan meninggal di Kairo pada 1309 M. Julukan al-Iskandari atau as-Sakandari merujuk kota kelahirannya itu.
Sedari kecil, Ibn Atha’illah dikenal gemar belajar. Ia menimba ilmu dari beberapa syech secara bertahap. Gurunya yang paling dekat adalah Abu al-Abbas Ahmad ibn Ali al-Anshari al-Mursi, murid dari Abu al-Hasan al-Syadzili, pendiri tarekat al-Syadzili.

Keajaiban Adzan


Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad SAW. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari. Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Ungkapan Cinta


سلام الله يا مطرٌ عليها وليس عليك يا مطر السلام
 
“Keselamatan semoga untuk dia, tidak engkau wahai Pak Mathor!" geram Al-Ahwash, karena kekasihnya diperistri oleh Pak Mathor sebelum ia berani mengungkapkan isi hatinya. Syair ini sangat terkenal di pondok, dan dijadikan syahid dalam 'munada' yang ditanwin karena dharuratusysyi'ir.
 
Pesan: segera ungkapkan isi hati Anda, sebelum 'gamblis' seperti Al-Ahwash

Cara Taqarrub Kepada Allah

Cara mendekatkan diri kepada Allah adalah melalui dua hal. Yang pertama bersifat positif (ijabiy). Yaitu dengan ilmu dan memperbanyak melakukan amalan-amalan sunnah. Dalam suatu maqolah disebutkan bahwa Allah tidak memilih kekasih-Nya dari orang yang bodoh. Andai Dia berkehendak menjadikan orang tersebut sebagai kekasih-Nya pastilah Dia mengajarinya.